Buka lebar pintu-pintu bagi Kristus
 
Kami menyediakan rekaman video rohani yang sulit dicari di Indonesia. Berikut adalah beberapa diantaranya:
Mary Mother of God
Jewish Holidays
Jewish Roots of Catholicism
Rubrik Konsultasi Rohani
Pesan dan kesan anda setelah mengunjungi situs ini
Undang teman anda untuk mengunjungi website ini!
Jadwal Misa Kudus di Indonesia
Link Situs-situs Katolik
Anda bisa jadi evangelis?
Poin penting sejarah Gereja
Katekismus: Persatuan Gereja
Santa Maria dari Kazan
Basilika St.Maria Mayora
St.Yohanes Krisostomus
Dari Yahudi jadi Katolik


Medali Mukjijat

Medali Immakulata yang lebih dikenal sebagai Medali Mukjijat, didesain oleh Santa Perawan Maria sendiri. Tidak mengherankan kalau mereka yang memakai medali ini dan berdoa meminta perantaraan Maria, diberkati dengan rahmat yang melimpah.

Maria, Bunda Allah, memperlihatkan contoh medali kepada biarawati suster Catherine Laboure pada tanggal 27 November 1830. Penglihatan tersebut terjadi di biara Puteri-puteri Belaskasihan - Santo Vincent de Paul di Paris, Perancis. Catherine melihat Bunda Maria berdiri di atas sebuah bola dunia, dengan sinar-sinar yang menyilaukan memancar keluar dari kedua tangannya yang terjulur. Di sekeliling gambaran tersebut terdapat tulisan, "Ya Maria, yang dikandung tanpa noda, doakanlah kami yang memohon perlindunganmu." Bunda Maria memberi instruksi kepada Catherine untuk membuat sebuah medali berdasarkan model tersebut. Barangsiapa yang memakainya akan menerima rahmat yang besar, terutama jika mereka memakainya sebagai kalung.

Dengan persetujuan uskup agung, medali-medali pertama dibuat pada tahun 1832 dan didistribusikan di Paris. Segera sesudahnya, berkat-berkat yang dijanjikan oleh Bunda Maria mulai dirasakan oleh mereka yang memakai medali tersebut.

Devosi melalui Medali Mukjijat tersebar luas dengan sangat cepatnya. Rahmat penyembuhan, kedamaian, kesejahteraan mengikuti penyebaran medali ini. Tidak lama sesudahnya, orang-orang mulai menyebut medali ini sebagai Medali Mukjijat. Dan pada tahun 1836, proses resmi dimulai di Paris yang menyatakan bahwa penampakan yang dialami oleh suster Catherine sebagai asli.

Tidak ada tahayul maupun ilmu gaib, menyangkut Medali Mukjijat.

Jangan ada diantara umat Katolik beranggapan aneh jika Tuhan melakukan mukjijatnya melalui iman dan kepercayaan yang dilambangkan dengan mengenakan sebuah medali. Tuhan mengasihi kita dan bekerja melalui Gereja-Nya untuk membawa kita kepada penyelamatan. Medali ini hanyalah sebagai alat untuk membantu kehidupan spiritual seseorang untuk memfokuskan diri dan menyerahkan diri kepada rencana Allah.

 

Hai!! Jangan lupa kami menerima hasil karya tulisan anda untuk meramaikan situs ini. Kirim email ke: webmaster.
Jika anda ingin menerima berita terbaru dari situs ini, masukan email anda disini:

Daftar Keluar milis
picture of a cross

Doa bagi pertobatan dan perdamaian bangsa Indonesia

webmaster Katolik