Buka lebar pintu-pintu bagi Kristus
 
1. Agama
2. Tradisi dan Kitab Suci
3. Allah & Tritunggal MahaKudus
4. Doa
5. Ibadah kepada Allah
6. Malaikat dan Iblis
7. Umat Manusia dan Tujuan Hidup
8. Rahmat Karunia
9. Surga
10. Dosa Ringan dan Dosa Maut
11. Neraka
12. Api Penyucian
13. Dosa Asal
14. Yesus Kristus, Penyelamat Kita
15. Yesus Kristus, Allah Sejati Manusia Sejati
16. Gereja
17. Kunci persatuan Gereja
18. Tujuh Sakramen
19. Sakramen Pembaptisan
20. Sakramen Penguatan
21. Sakramen Ekaristi Kudus
22. Kurban Misa
23. Sakramen Tobat
24. Indulgensi
25. Cara Mengaku Dosa
26. Sakramen Pengurapan
27. Sakramen Imamat
28. Sifat Perkawinan
29. Dosa Pernikahan
30. Sakramen Pernikahan
31. Pernikahan yang Bahagia
32. Kewajiban Orangtua Terhadap Anak
33. Perintah Pertama
34. Perintah Kedua
35. Perintah Ketiga
36. Perintah Keempat
37. Perintah Kelima
38. Perintah Keenam dan Kesembilan
39. Perintah Ketujuh dan Kesepuluh
40. Perintah Kedelapan
41. Iman, Pengharapan dan Kasih
42. Pantang dan Puasa
Rubrik Konsultasi Rohani
Pesan dan kesan anda setelah mengunjungi situs ini
Undang teman anda untuk mengunjungi website ini!
Jika anda ingin menerima berita terbaru dari situs ini, masukan email anda disini:

Daftar Keluar milis
Jadwal Misa Kudus di Indonesia
Link Situs-situs Katolik
Hai!! Jangan lupa kami menerima hasil karya tulisan anda untuk meramaikan situs ini. Kirim email ke: webmaster.
Anda bisa jadi evangelis?
Poin penting sejarah Gereja
Katekismus: Persatuan Gereja
Santa Maria dari Kazan
Basilika St.Maria Mayora
St.Yohanes Krisostomus
Dari Yahudi jadi Katolik

Pasal 13: Dosa Asal

Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.....Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar. (Roma 5:12,19)

Baca juga tiga pasal pertama Kitab Kejadian.

Apakah yang dimaksud dengan Dosa Asal?
Yaitu dosa yang dilakukan oleh Adam, bapa dari segala umat manusia.

Siapakah Adam dan Hawa itu?
Pria dan wanita pertama, darimana semua manusia di dunia ini diturunkan.

Bagaimana dosa Adam mempengaruhi seluruh umat manusia?
Karena dosa Adam, setiap manusia diciptakan tanpa rahmat, karena dia adalah bapa dari segenap umat manusia.
"Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa" (Roma 5:19)

Apa akibat lainnya dari dosa Adam?
Pintu-pintu surga tertutup; penyakit, penderitaan dan kematian datang ke dunia; pikiran manusia dikuasai oleh kegelapan dan dia menjadi lemah.
"yang ditimbulkan oleh hatinya adalah jahat..." (Kej 8:21)

Apakah surga masih tertutup bagi umat manusia?
Tidak, karena wafat Kristus di kayu salib, Allah membuka kembali surga dan membuat rahmat tersedia bagi manusia.
"Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus." (1 Kor 15:22)

Apakah yang terjadi dengan orang-orang saleh yang meninggal sebelum Kristus lahir di dunia?
Mereka pergi ke suatu tempat bahagia alami, suatu tempat peristirahatan dimana mereka tetap tingggal hingga Yesus naik ke surga.
"Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham." (Luk 16:22)

Bagaimana caranya kita bebas dari dosa asal dan mendapatkan rahmat Allah?
Pembaptisan menghapuskan dosa asal dan memberi rahmat kepada jiwa kita.
"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah." (Yoh 3:5)

Adakah manusia yang dihindarkan dari dosa asal?
Ada, yaitu Santa Perawan Maria, yang diciptakan dengan rahmat. Ini yang disebut Yang Dikandung Tanpa Noda.
"Salam, engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau." (Lukas 1:28)

 

Bahan Renungan

Melihat bagaimana Tuhan menghukum Adam atas dosanya, kita dapat merenungkan betapa buruknya dosa itu di mata Allah. Jika Adam tidak jatuh dalam dosa, maka tidak akan ada penyakit, penderitaan ataupun kematian di dunia dan Yesus tidak perlu wafat di kayu salib.

Setiap orang dilahirkan dalam dosa. Ini maksudnya adalah setiap orang mewarisi sifat-sifat manusiawi yang lemah, terpisah dari rahmat yang dulu meliputinya sebelum Adam jatuh dalam dosa, dan berada dalam kuasa kematian. (Baca tulisan Paus Paulus VI, Kredo Umat Allah, paragraf 16)