 |
| |
|
| |
|
| |
|
| |
|
| |
|
| |
|
| |
|
| |
 |
Pasal 4: Doa
"Mintalah, maka akan diberikan kepadamu;
carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan
bagimu. Karena setiap orang yang meinta, menerima dan setiap orang
yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu
dibukakan. Adakah seorang daripadamu yang memberi batu kepada anaknya,
jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan? Jadi
jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu,
apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada
mereka yang meminta kepada-Nya." (Matius 7:7-11)
Apakah yang dimaksud dengan doa?
Doa adalah memanjatkan hati dan pikiran
kita kepada Allah untuk berkomunikasi dengan-Nya.
Mengapa kita harus berdoa?
Kita harus berdoa:
a. untuk menyembah Allah, untuk berkata kepada-Nya bahwa Dialah
yang menciptakan kita dan bahwa kita bergantung dalam segala hal
kepada-Nya.
b. untuk berterima kasih kepada Allah atas segala rahmat karunia
yang telah diberikan-Nya kepada kita.
"Sebab siapakah yang menganggap engkau begitu penting? Dan
apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima? Dan jika engkau
memang menerimanya, mengapakah engkau memegahkan diri, seolah-olah
engkau tidak menerimanya?" (1 Korintus 4:7)
c. untuk meminta ampun dari Allah
atas dosa-dosa kita.
Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani
menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya
Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. (Lukas 18:13)
d. untuk meminta pertolongan Allah
dalam segala hal
Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah maka kamua kan mendapat;
ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. (Matius 7:7)
Kapankah kita harus berdoa?
Setiap hari.
a. pada pagi hari, untuk mempersembahkan hari ini kepada Allah dan
meminta pertolongan-Nya dalam menghadapi godaan-godaan hari ini.
b. sepanjang hari, terutama ketika ada godaan.
c. pada malam hari, untuk berterimakasih kepada Allah atas berkat
karunia pada hari itu dan untuk meminta ampun kepada-Nya atas dosa-dosa
yang telah kita lakukan pada hari itu.
d. sebelum dan setelah makan.
Kepada siapa kita berdoa?
a. kepada Allah Bapa, Allah Putera
dan Allah Roh Kudus.
b. Kita juga bisa berdoa kepada Santa Perawan Maria, para malaikat
dan orang kudus.
Maka naiklah asap kemenyan bersama-sama dengan doa orang-orang kudus
itu dari tangan malaikat itu ke hadapan Allah. (Wahyu 8:4)
Mengapa kita boleh berdoa kepada Santa
Perawan Maria, para malaikat dan para orang kudus?
Karena mereka adalah sahabat-sahabat terbaik Allah dan Allah
akan mendengarkan mereka lebih daripada saudara-saudari kita yang
lain yang masih hidup dan masih berdosa.
"...pergilah kepada hamba-Ku Ayub, lalu persembahkanlah semuanya
itu sebagai korban bakaran untuk dirimu, dan baiklah hamba-Ku Ayub
meminta doa untuk kamu, karena hanya permintaannyalah yang akan
Kuterima, supaya Aku tidak melakukan aniaya terhadap kamu, sebab
kamu tidak berkata benar tentang Aku seperti hamba-Ku Ayub."
(Ayub 42:8-9)
Kepada siapa kita harus berdoa?
a. Bagi semua orang, siapa saja yang masih hidup di dunia termasuk
orang-orang yang memusuhimu.
"Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah
bagi mereka yang menganiaya kamu." (Matius 5:44)
b. Bagi arwah-arwah di Api Penyucian.
(lihat pasal 12)
Apa intensi doa-doa kita?
Setiap hari berdoalah supaya kita bisa masuk surga; ketika berdoa
bagi hal-hal lain, selalu ucapkan: "Jika ini sesuai dengan
kehendak-Mu, ya Tuhan."
"Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah.
Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya
itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka
semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." (Matius 6:32-33)
Apakah Allah selalu mendengar doa-doa
kita?
Ya, tetapi Dia tidak selalu memberikan
apa kita minta, karena kita tidak selalu tahu apa yang terbaik bagi
kita dan kadang-kadang kita meminta hal-hal yang bisa berakibat
buruk bagi diri kita.
Apakah Allah mendengar doa-doa orang
berdosa?
Ya, jika mereka memintanya dengan
iman yang tulus memohon pertolongan-Nya.
"Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak
berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata:
Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. Aku berkata kepadamu:
Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah..."
(Luka 18:13-14)
Bagaimana kita harus berdoa?
a. dengan penuh perhatian, mengarahkan
pikiran kita pada doa kita.
b. dengan rendah hati, sadar bahwa kita tidak memiliki kuasa apapun
tanpa Allah.
c. dengan penuh keyakinan, percaya bahwa Allah bisa melakukan segala
hal.
d. dengan penuh ketekunan, tidak pernah kehilangan harapan.
"Dan inilah keberanian
percaya kita kepada-Nya,yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau
kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya." (1 Yohanes
5:14)
Mengapa doa bersama umum juga diperlukan?
Karena sebagai anggota umat manusia,
kita sudah selayaknya memberikan pengakuan kepada-Nya sebagai Tuan
segenap umat manusia.
Bagaimana doa bersama umum bisa menolong
dunia?
Dengan mendemonstrasikan idealisme
Kristiani tentang persaudaraan umat manusia yang mempersatukan laki-laki
dan wanita dari segala umur, segala suku bangsa dan segala tempat
di dunia dalam menyembah Allah Bapa kita di surga.
Mengapa suatu keluarga harus berdoa bersama?
a. Untuk memohon kepada Allah agar
memberkati mereka sebagai suatu keluarga.
b. Untuk meniru Keluarga Kudus (Yesus, Maria dan Yusuf).
c. Untuk memberi teladan yang baik kepada anak-anak.
d. Untuk memelihara ikatan tali kekeluargaan.
"Sebab dimana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku,
di situ Aku ada di tengah-tengah mereka." (Matius 18:20)
Berapa kali suatu keluarga sebaiknya
berdoa bersama?
Sekurang-kurangnya sekali sehari,
sebaiknya setelah makan malam, ketika segenap anggota keluarga sedang
bersama-sama.
Mengapa umat Katolik memiliki patung-patung
dan gambar-gambar orang-orang kudus?
a. Karena mereka ingin menghormati
Santa Perawan Maria dan para kudus, sama seperti kita menghormati
para pahlawan.
b. Karena dengan melihat gambar-gambar dan patung-patung dari para
kudus Allah, menolong kita untuk mengarahkan pikiran kita pada
"perkara-perkara yang diatas"
(Kolose 3:2) dan dengan demikian
menolong kita dalam berdoa.
Bahan Renungan
Selain doa-doa seperti Bapa Kami dan Salam
Maria, kita mesti sering berdoa langsung dari hari kita dengan kata-kata
kita sendiri. Doa-doa kita yang terbaik seringkali dilakukan bahkan
tanpa mengejawantahkan pikiran-pikiran kita dalam kata-kata. Ini
disebut "berdoa dalam kata-katamu sendiri tanpa kata-kata".
Sebutan lain bagi hal ini adalah doa pikiran atau meditasi. Berdoa
dengan cara ini barang lima-belas atau dua-puluh menit setiap hari
adalah salah satu cara yang terbaik untuk membangun persahabatan
dengan Tuhan kita.
Amat baik untuk berdoa di siang hari dengan
doa-doa singkat, seperti "Yesus, aku mengasihimu." "Ya
Tuhan, saya mempersembahkan pekerjaan saya saat ini bagi dosa-dosa
saya," "Ya Yesus, kasihanilah."
Tidak harus berlutut pada waktu berdoa, akan
tetapi dengan sambil berlutut, ini bisa membantu menciptakan sikap
perilaku dan semangat doa yang sesuai pada waktu berdoa, terutama
pada waktu doa pagi dan doa malam.
|