 |
| |
|
| |
|
| |
|
| |
|
| |
|
| |
|
| |
|
| |
 |
 |
| Daftar sejumlah wahyu
pribadi baik yang sudah diakui maupun belum diakui Gereja: |
| |
Cuenca,
Ecuador, 1990 |
| |
Cuapa,
Nicaragua, 1980 |
| |
Zeitun,
Mesir, 1968 |
| |
Dong
Lu, Cina, 1900 & 1995 |
| |
Guadalupe,
Meksiko, 1531 |
| |
Pilar,
Saragosa, Spanyol, 40 |
| |
Basilika
St.Maria Mayora, 352 |
 |
Santa Maria dari
Cuenca, Ecuador
Penampakan Maria kepada visionari Patricia
Talbot
Patricia Talbot baru berusia 16 tahun pada
waktu itu. Dia adalah seorang gadis yang cantik jelita. Dia berencana
untuk menjadi seorang foto model terkenal, berkeliling dunia, dan
menikah dan menjadi seorang ibu. Bagi rencana seperti ini, belajar
dan sekolah tidak masuk dalam hitungan. Demikianlah Patricia, yang
secara akrab dipanggil Paci, berpikir. Meskipun dia bersekolah di
sekolah Katolik untuk anak perempuan, Paci tidak tertarik dengan
hal-hal yang berbau spiritual dan menghadiri Misa Kudus semata-mata
sekedar kewajiban. Kemudian suatu ketika, sebuah karunia dari surga
muncul kepadanya pada tanggal 28 Agustus 1988.
Saat itu Paci bekerja sebagai fotomodel. Pada
bulan Oktober 1988, kelompok foto modelnya berpartisipasi dalam
suatu pertunjukan peragaan pakaian di Kota Meksiko. Setelah peragaan
selesai, para gadis mengunjungi tempat-tempat atraksi turis. Paci
sedang berlutut di dalam Katedral yang agung di Lapangan Zocalo
di Kota Meksiko, dan dia berdoa dengan penuh kesungguhan hati di
depan altar samping Santa Maria dari Guadalupe. "Mengapa saya,
Bunda yang baik? Saya bukan orang baik-baik. Saya tidak pintar.
Saya tidak suci." Segera setelah dia menyelesaikan kata-katanya
yang penuh duka, Bunda Maria segera menampakan diri. Dia menunjukkan
kepada Paci penglihatan akan suatu lapangan yang dipenuhi oleh anak-anak
dari segala ras dan suku bangsa. Wajah mereka dipenuhi dengan bisul-bisul
dan cacat bekas bisul tersebut. Bunda Maria memberitahukan bahwa
anak-anak ini mewakili umat manusia dari segala suku bangsa yang
hidup pada jaman modern ini. Semua orang di dunia saat ini sangat
membutuhkan penyembuhan.
Beberapa hari sesudahnya, Paci mengunjungi
tempat ziarah yang terkenal yaitu Santa Perawan Maria dari Guadalupe
di Kota Meksiko, dimana tilma asli dari Juan Diego disemayamkan.
Dia mungkin tidak menyadari bahwa pada tahun 1531 Bunda Maria pernah
menampakan diri tepat di tempat itu. Sekali lagi Bunda Maria muncul
dan kali ini kepada Paci, dan mengirimkan pesan-pesan kepada Paci
untuk disebarluaskan kepada semua orang. "Berdoalah Rosario.
Pergilah ke Misa Kudus setiap hari. Pakailah Skapular Coklat. Lakukanlah
perbuatan kasih terhadap orang lain." Bunda Maria kemudian
mempercayakan suatu rahasia kepada Paci.
Tidak lama sesudah itu, Paci meninggalkan karirnya
di dunia modeling. Bunda Maria menampakkan dirinya lagi kepada Paci
dan mengatakan bahwa Paci telah mengambil suatu keputusan yang bijaksana
yang akan membawa banyak buah-buah iman. Paci mulai lebih banyak
berdoa setiap harinya. Dia mulai berangsur-angsur mengubah pandangan
hidupnya menjauh dari hal-hal materi dan mengarah kepada sukacita
abadi yang Allah berikan sebagai karunia kepada semua orang yang
bisa melihat kebenaran.
Sekelompok orang muda mulai berkumpul setiap
minggunya bersama Paci untuk berdoa Rosario. Bunda Maria meminta
kelompok ini untuk mengumpulkan pakaian untuk diberikan kepada kaum
miskin di kota dan untuk menyediakan makanan hangat bagi orang-orang
yang kelaparan. Kaum muda tersebut merespon dengan penuh semangat
dan sukacita. Sekarang ada tempat dimana orang miskin bisa datang
6 hari dalam seminggu untuk mendapatkan pakaian gratis dan makanan
hangat. Kelompok doa Rosario yang diasuh Paci memotori kerasulan
tersebut.
Paci juga dibimbing untuk berdoa bagi para
iman dan kaum religius. Bunda Maria menyatakan kepadanya bahwa setan
terus menerus mencobai mereka dan bahwa kebimbangan hati adalah
tantangan terbesar bagi mereka.
Bunda Maria juga meminta Paci untuk mencari
tempat dimana anak-anaknya bisa datang kepadanya. Dia berkata bahwa
dia berkeinginan untuk mengunjungi anak-anaknya dan memberkati mereka.
Dekat di luar kota dan di ketinggian Pegunungan Andes, Paci menemukan
suatu taman yang indah yang disebut, El Cajas. Bunda Maria menampakan
diri kepada Paci disana dan menjanjikan bahwa dia akan datang ke
taman tersebut, terutama pada setiap hari Sabtu pertama setiap bulannya.
Pada hari Sabtu pertama bulan Februari 1990,
100.000 orang mendaki gunung yang terjal, berbatu-batu dan berlumpur
di tengah-tengah hujan. Mereka menghabiskan waktu semalaman di sisi
gunung di dalam kegelapan, dan terhibur hanya oleh kecintaan mereka
akan Bunda Maria dan Puteranya yang kudus, Yesus.
Ketika Bunda Allah muncul di pagi hari dan
memanggil semua yang hadir dengan sebutan "anak-anakku yang
mungil", setiap hati menjadi makin terbuka. Bunda Maria menghibur
orang-orang yang naik ke gunung dan berkata bahwa saat-saat sulit
sudah tiba. Beberapa peringatan akan kejadian-kejadian yang akan
menimpa dimasa depan, telah dipercayakan kepada Paci. Bunda Maria
juga menjanjikan bahwa di akhir dari seluruh penampakannya di seluruh
penjuru dunia, dia akan meninggalkan Tanda yang permanen di tempat-tempat
di mana dia pernah memunculkan diri.
Meskipun penampakan Bunda Maria kepada Paci
berakhir pada tahun 1992, dia terus mendapat lokusi (yaitu pendengaran
suara dalam batin) dari Bunda Maria, Tuhan Yesus, Santo Mikael Malaikat
Agung dan Santo Yusuf. Bunda Maria juga menjelaskan kepada Paci,
bahwa sama seperti Santo Yohanes Pembaptis menjadi tanda bagi kedatangan
Tuhan Yesus, maka pada masa-masa ini Bunda Maria dikirim datang
sebelum Yesus datang sebagai Hakim yang Adil. Pesan-pesan yang diterima
Paci menekankan pada: doa, puasa, rekonsiliasi (berdamai) antara
orang-orang, pertobatan, dan perbuatan kasih.
|